Tentang Kami

Kisruh.com adalah media digital yang menghadirkan cerita, informasi, dan perspektif tentang komunitas kreatif, musik, seni, budaya, serta gaya hidup. Kami percaya bahwa setiap karya, peristiwa, dan fenomena sosial memiliki sisi kreatif yang layak untuk diapresiasi dan diceritakan.

Berangkat dari semangat eksplorasi, Kisruh.com tidak sekadar menyampaikan informasi, tetapi berusaha membaca setiap peristiwa melalui sudut pandang seni yang otentik. Bagi kami, kreativitas adalah bahasa universal yang mampu menjembatani ide, identitas, dan perubahan.

Nilai-Nilai Kami

Perspektif

Kami percaya bahwa setiap cerita memiliki lebih dari satu sudut pandang. Karena itu, kami berusaha menghadirkan liputan yang kaya konteks dan membuka ruang bagi berbagai perspektif.

Kreativitas

Kami melihat kreativitas bukan hanya sebagai produk seni, tetapi sebagai cara berpikir, berkolaborasi, dan menciptakan perubahan.

Independensi

Kami menjaga independensi redaksi dalam menyusun, menyunting, dan menerbitkan setiap konten tanpa intervensi yang dapat mengurangi integritas jurnalistik.

Otentisitas

Kami menghargai karya orisinal, pengalaman nyata, dan keberagaman ekspresi sebagai fondasi ekosistem kreatif.

Apa yang Kami Liput

Kisruh.com menghadirkan beragam konten yang dekat dengan kehidupan kreatif masyarakat, tiga teratas di antaranya:

  • Kamu, Aku, Mereka, Kita Semua adalah Buruh

    Featured Post Headline

    Kamu, Aku, Mereka, Kita Semua adalah Buruh

    Mungkin kita tidak pernah benar-benar menyebut diri sebagai buruh. Kita lebih nyaman dengan sebutan lain: kreator, freelancer, remote worker, pekerja kreatif, content creator, atau label-label yang terdengar lebih modern, lebih fleksibel, dan lebih dekat dengan semangat zaman. Namun, jika kita sedikit lebih jujur kepada diri sendiri, setiap pagi kita bangun untuk bekerja. Kita menciptakan sesuatu, […]

    Continue Reading

  • Kamu, Aku, Mereka, Kita Semua adalah Buruh

    Featured Post Headline

    Kamu, Aku, Mereka, Kita Semua adalah Buruh

    Mungkin kita tidak pernah benar-benar menyebut diri sebagai buruh. Kita lebih nyaman dengan sebutan lain: kreator, freelancer, remote worker, pekerja kreatif, content creator, atau label-label yang terdengar lebih modern, lebih fleksibel, dan lebih dekat dengan semangat zaman. Namun, jika kita sedikit lebih jujur kepada diri sendiri, setiap pagi kita bangun untuk bekerja. Kita menciptakan sesuatu, […]

    Continue Reading